Minggu, 26 Januari 2014

Program Kerja OSIS Sekbid 2 Budi Pekerti Luhur dan Akhlak Mulia


NO PROGRAM BULAN PELAKSANAAN Komponen Pelaksana Sumber Dana Ket
JAN FEB MAR APR MEI JUNI JULI AGS SEPT OKT MEI JUNI
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Pembelian hadiah untuk guru yang bersuka cita Menyesuaikan OSIS Kas OSIS  
2 Jasa ketua pembina OSIS Kas OSIS  
3 Jasa wakil ketua pembina OSIS Kas OSIS  
4 Jasa pembina harian OSIS Kas OSIS  
5 Jasa pembina sekbid OSIS Kas OSIS  
6 Teater Akhlak (TK)                                                                                               OSIS dan Siswa Kas OSIS  
7 Pembelian karangan bunga untuk keluarga SMAN 3 yang meninggal dunia Menyesuaikan OSIS Kas OSIS  
8 Razia kelas Menyesuaikan OSIS dan Siswa   Bekerja sama dengan Sekbid. IV
9 Infak menyantuni anak yatim Menyesuaikan OSIS dan Siswa    
10 Kreasi Daur Ulang                                                                                               OSIS dan Siswa Kas OSIS  
11 Bersih-Bersih Musholla SMAN 3 Kota Jambi                                                                         OSIS dan Siswa    
12 Parade Hijab                                                                                                   Bekerja sama dengan Sekbid.V











































Jambi, 13 Desember 2013

Pembina Sekbid II,








































Ketua Sekbid II,

































































































































































Nurun Najmi








































Amira Adlina Ulfah

Lirik lagu Daerah Jambi Batanghari

Dari danau sampai muaro
kau bagai nago dari selatan
bentukmu indah, arusmu tenang
kau telusuri kota jambi
     Berapo zaman telah kau lewati
     Prasasti kerajaan melayu
     Sampai kini dan sampai kini
     Kau tetap akan abadi...
Batanghari...
oh Batanghari...
Sungai yang terpanjang
di Pulau Sumatraaa...
     Batanghari...
     oh Batanghari..
     Kau kebanggaan dari negri Jambi...

Lirik lagu daerah Jambi
Lirik lagu Batanghari

Sabtu, 30 November 2013

it's always been you too

Ternyata memendam perasaan itu tak semudah yang aku bayangkan :"), setelah apa yang aku rasakan semua menjadi berbanding terbalik.
Awalnya hanya berteman seperti biasa, bercanda, ketawa bareng dan masih banyak lagi kelakuan yang kita jalani bareng.
Setelah melewati itu bersama kamu dan teman-teman aku menjadi merasa berbeda. Dimana pada awalnya perasaan itu hanya sebagai teman dan sekarang melebihi dari pada itu.
Tapi aku masih belum bisa cerita tentang perasaan ini kepada siapapun, aku hanyak bisa menuliskan perasaan ini melalui media sosial ini. ntah mengapa sulit untuk bercerita berbagi tentang bagaimana dan apa yang kurasa. Aku takut jika nantinya dia tau pertemanan kami akan berubah dan tak seperti awalnya dan aku juga takut jika dia menjauh dariku. Aku hanya takut ini terjadi. Jadi aku biarkan saja dulu perasaan ini mengalir ntah sampai kapan aku sanggup memendam rasa ini.:")


aau

Senin, 11 November 2013

Komitmen Senyuman Dan Cinta

KOMITMEN, SENYUMAN & CINTA

Di saat kamu ingin melepaskan seseorang, ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya...
Di saat kamu mulai tidak mencintainya, ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya...
Di saat kamu mulai bosan dengannya, ingatlah selalu saat terindah bersamanya...
Di saat kamu ingin menduakannya, bayangkan jika dia selalu setia...
Di saat kamu ingin membohonginya, ingatlah saat dia jujur padamu...

Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu, jangan sampai di saat dia sudah tidak disisimu, kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu...

Yang indah hanya sementara...
Yang abadi adalah kenangan...
Yang ikhlas hanya dari hati...
Yang tulus hanya dari sanubari...
Tidak mudah mencari yang hilang...
Tidak mudah mengejar impian...
Yang lebih susah adalah mempertahankan yang ada, karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga...

Pepatah:

“Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini”

Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif...
Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas...

Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, dan jabatan yang luar biasa....
Namun… Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tidak bisa dibawa pergi...
Sehelai benang pun tidak bisa dimiliki...
Apalagi yang diperebutkan...
Apalagi yang mau disombongkan...

Maka jalanilah hidup ini dengan rendah hati...
Jangan terlalu perhitungan...
Jangan hanya mau menang sendiri...
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita...
Belajarlah tiada hari tanpa kasih...
Selalu berlapang dada dan cinta damai...
Hidup ceria bebas leluasa...
Tidak ada yang tidak bisa diikhlaskan...
Tidak ada sakit hati yang tidak bisa dimaafkan...
Tidak ada dendam yang tidak bisa terhapus...

Jangan Merasa Lelah

Bukan karena merasa diri memiliki banyak kelebihan sehingga kepala kita tegak dan langkah kita mantap. Tetapi karena kita yakin pertolongan Allah Ta'ala sangat dekat. Hanya Allah Ta'ala yang menggenggam kekuatan.

Langkah ini tegap karena bersungguh-sungguh terhadap hal-hal yang bermanfaat dan fokus ke masa depan. Bukan sibuk meratapi masa lalu maupun kesempatan yang terlepas dengan berandai-andai karena kata "seandainya" merupakan pintu masuknya setan.

Marilah kita renungi sejenak hadis Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam:

الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِى كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari mukmin yang lemah, namun pada masing-masingnya memiliki kebaikan.

Bersungguh-sungguhlah (bersemangat) terhadap hal-hal yang bermanfaat bagimu. Mintalah pertolongan hanya kepada Allah, dan jangan bersikap lemah.

Apabila ada sesuatu yang menimpamu, janganlah berkata, ‘Seandainya dahulu aku melakukannya, niscaya akan begini dan begitu.’ Tetapi katakanlah, ‘Itulah ketetapan Allah dan terserah Allah apa yang Dia inginkan maka tentu Dia kerjakan.’ Sebab, ucapan ‘seandainya’ itu akan membuka celah perbuatan setan.” (HR. Muslim).

Nah, apakah yang dapat kita renungi bagi pendidikan anak-anak kita? Apakah yang dapat kita renungi untuk memotivasi anak-anak kita? Inilah yang perlu kita pikirkan. Telah berlalu generasi terbaik yang mereka meraih keutamaan itu bukan karena menetapkan diri menjadi pemenang, tetapi lebih karena menjadikan kesungguhan dan ketahanan diri dari berandai-andai sebagai sikap dasar yang tidak dapat ditawar-tawar.

Walllahu a'lam bish-shawab.

Untuk Ibuku Di Hari Ini Renungan

Seorang anak bertengkar dengan ibunya & meninggalkan rumah. Saat berjalan ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Ia melewati sebuah kedai bakmi. Ia ingin sekali memesan semangkok bakmi karena lapar.

Pemilik bakmi melihat anak itu berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu bertanya"Nak, apakah engkau ingin memesan bakmi?"
"Ya, tetapi aku tidak membawa uang,"jawab anak itu dengan malu-malu."Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu,"jawab si pemilik kedai.

Anak itu segera makan. Kemudian air matanya mulai berlinang."Ada apa Nak?"Tanya si pemilik kedai."Tidak apa-apa, aku hanya terharu karena seorang yg baru kukenal memberi aku semangkuk bakmi tetapi ibuku sendiri setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah. Kau seorang yang baru kukenal tetapi begitu peduli padaku.

Pemilik kedai itu berkata"Nak, mengapa kau berpikir begitu? Renungkan hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi & kau begitu terharu.... Ibumu telah memasak bakmi, nasi, dll sampai kamu dewasa, harusnya kamu berterima kasih kepadanya.

Anak itu kaget mendengar hal tersebut."Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu?''
Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal aku begitu berterima kasih, tetapi terhadap ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak peduli.

Anak itu segera menghabiskan bakminya lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih & cemas. Ketika melihat anaknya, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah"Nak, kau sudah pulang, cepat masuk, aku telah menyiapkan makan malam."

Mendengar hal itu, si anak tidak dapat menahan tangisnya & ia menangis di hadapan ibunya.

Pesan :

Kadang kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain untuk suatu pertolongan kecil yg diberikannya pada kita. Namun kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita sering melupakannya begitu saja.

Lirik lagu daerah Jambi Angso Duo

ANGSO DUO

Angso duo adonyo dimano
Angso duo ado di Kota Jambi
Adek cantik nak pegi kemano
Cari-cari ado di muko srambi

     Sungai Batanghari ngilir ke utaro
     Berenang pagi hari badan sengsaro
     Manggo mudo jangan simpan lamo-lamo
     Siapo-siapo yang hendak pasti ado

Simpang sado adonyo dimano
Simpang sado ado di Kota Jambi
Hendak mudik duit idak ado
Kesal hati marah-marah sendiri
 
     Sungai Batanghari ngilir ke utaro
     Berenang pagi hari badan sengsaro
     Manggo mudo jangan simpan lamo-lamo
     Siapo-siapo yang hendak pasti ado



Lirik lagu daerah Jambi Lagu daerah Jambi Lagu Angso Duo